The Iranian Students' News Agency mengungkapkan bahwa telah terjadi penangkapan terhadap 3 pria dan 3 wanita yang menjadikan single milik Pharell Williams (Happy) sebagai backsound dalam video tarian mereka.
Dalam video yang diunggah di YouTube ini menampilkan 3 pria dan 3 wanita yang sedang menari di jalanan dan atap gedung di Teheran. Namun, 3 wanita dalam video ini tidak mengenakan jilbab. Padahal sesuai Hukum Islam yang diberlakukan di Iran mengatakan perempuan harus menutupi tubuh mereka dari kepala hingga kaki.
Sampai saat ini, video yang diunggah Maret lalu ini telah ditonton lebih dari 40 ribu kali, tetapi video ini telah dihapus dari YouTube.
Kepala Polisi Teheran mengatakan bahwa video tersebut adalah video cabul dengan menyinggung moral publik dan diunggah di dunia maya. Aparat juga memaksa orang-orang muda itu bertobat dan minta maaf di televisi nasional.
Hal ini menimbulkan banyak reaksi dari media sosial yang menuntut pembebasan dari pengguna media sosial. Sang penyanyi, Pharell, pun mengaku sedih atas ditangkapannya penari yang mengekspresikan kebahagiannya lewat video tarian ini.
Namun, kabar baik bahwa kepolisian di Teheran yang memeriksa mereka akhirnya membebaskan keenam warga Iran tersebut. (FM)
test
BalasHapus